Skip to Content

Dillard Design

Segala hal yang berkaitan dengan Design dan Seni

Pameran Seni tentang Wiji Thukul di Yogya Dibubarkan Massa Ormas

Be First!
by May 24, 2017 Kabar Dunia

pameran seni yang menunjukkan karya seniman andreas iswinarto di kabupaten bantul, wilayah istimewa yogyakarta (diy) dibubarkan ormas. pameran berjudul aku masih utuh dan perkata belum binasa menunjukkan puisi wiji thukul dan lukisan.

Pameran Seni tentang Wiji Thukul di Yogya Dibubarkan Massa Ormas

” kita lagi mempersiapkan dan memasang karya. tetapi ada 30 – an orang ormas datang membubarkan dan merendahkan karya, ” ucap andreas di posisi pameran ialah di kantor pusat riset hak asasi manusia universitas islam indonesia (pusham uii) , banguntapan, bantul, senin (8/5/2017).

sebanyak 35 lukisan, 20 poster, dan puluhan puisi wiji tukul rencananya dipamerkan hari ini sampai 11 mei 2017 mendatang.

andreas menceritakan, saat sebelum anggota ormas datang, lebih dahulu datang beberapa anggota kepolisian. polisi datang untuk menanyakan isi kegiatan.

saat puluhan anggota ormas datang, andreas menceritakan, tidak nampak ada anggota polisi.

panitia pameran berupaya mempertahankan karya andreas. tetapi mereka tak dapat berbuat banyak saat 5 karya dan sebagian lembar puisi wiji thukul dibawa berangkat.

” ada sekitar 5 karya dan beberapa puisi yang dibawa. sebagian lain sudah kita pertahankan, ” kata andreas.

andreas menerangkan pameran ini bertujuan untuk menekuni tokoh wiji thukul sebagai aktivis buruh. tak hanya itu, bulan mei juga dinilai sebagai momen peringatan 19 tahun reformasi dan hilangnya wiji thukul. dalam rentetan kegiatan ini juga akan diselenggarakan dialog soal kebebasan pers.

pameran yang sama juga sudah diselenggarakan di sebagian kota dengan bisa dengan mudah. ” kecuali di semarang dan yogyakarta. rencananya aku akan pameran di kota lain, ” imbuhnya.

salah seorang periset pusham uii, tri guntur narwaya, mengaku sempat didorong oleh anggota ormas. ” ini sepatutnya tidak boleh terjalin. ini kegiatan di kampus, ” kata guntur.

direktur pusham uii, eko riyadi berniat akan mengatakan peristiwa ini ke polda yogyakarta. ” sebagai tanggung jawab mereka melindungi dan mengamankan hak asasi kebebasan berekspresi, ” kata eko.

diwawancara terpisah, kepala majelis pimpinan wilayah pemuda pancasila, diy faried jayen, mengakui kalau memang grupnya membubarkan kegiatan ini. faried mengaku sudah memonitor aktivitas ini semenjak sebagian hari yang kemudian.

” kami indikasikan kegiatan ini berbalut gerakan anak turun komunis. dengan mengerti ini, kami bukannya tidak boleh. tetapi kami ingatkan ada izin, tak memiliki izin juga dari polisi, ” kata faried.

” aku intoleransi dengan komunis dan separatis. gerakan – gerakan ini kan mengarah ke mengerti pki, ” imbuhnya.

Previous
Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*