Skip to Content

Dillard Design

Segala hal yang berkaitan dengan Design dan Seni

Toyota Calya Hadir Sebagai Sebuah LCGC MPV

Closed
by October 3, 2016 Otomotif

toyota calya lcgc mpv

Memiliki Avanza yang merupakan MPV terlaris di Indonesia dengan harga yang terjangkau ternyata tidak membuat Toyota Astra Motor berpuas diri. Melihat kebutuhan konsumen akan sebuah kendaraan keluarga berkualitas namun dengan harga lebih ekonomis, APM dari brand otomotif terbesar dunia tersebut menghadirkan Toyota Calya yang merupakan MPV LCGC pertama mereka di tanah air.

Calya merupakan kolaborasi kesekian kalinya antara dua manufaktur raksasa yakni Toyota dan Daihatsu setelah kedua pabrikan yang di tanah air bernaung di bawah bendera Astra International tersebut sukses dengan beberapa twin product semacam Avanza – Xenia, Rush – Terios serta Agya dan Ayla, Calya sendiri memiliki kembar identik bernama Sigra.
Sebagai MPV LCGC tentunya Calya telah memiliki kualifikasi yang ditetapkan sebagai persyaratan kategori mobil yang mendapat insentif pajak tersebut diantaranya adalah spesifikasi mesin seperti kapasitas silinder serta standar RON yang layak dijadikan bahan bakar, harga jual baru pada konsumen hingga penggunaan nama juga logo atau atribut yang harus mengaplikasikan kekhasan atau identik dengan kenusantaraan.

Spesifikasi Toyota Calya secara jelas dan meyakinkan telah lulus dari regulasi standar yang ditetapkan oleh pemerintah untuk golongan mobil Low Emission Carbon (LEC). Mesin type 3NR DOHC with Dual VVT-I yang tersimpan di balik bonnet depan memiliki kubikasi sebesar 1.197 cc atau 1.2L ekuivalen setara dengan batas kapasitas yang ditetapkan, bukan itu saja rata – rata konsumsi BBM mobil Calya bahkan lebih irit dibandingkan ambang batas pemakaian bahan bakar begitu pula dengan kadar emisi yang juga lebih rendah dari persyaratan LCGC.

TAM memilihkan nama Calya untuk MPV LCGC Toyota ini yang diadopsi dari bahasa Sansekersta sebuah bahasa yang lazim digunakan sebagai bahasa di kepulauan nusantara berabad – abad lampau. Calya sendiri mengandung makna “Tanpa Cacat” atau “Sempurna” dan seperti produk LCGC Toyota lainnya yaitu Agya, pada ujung facia depannya juga terdapat logo seperti Burung Garuda yang tentu saja sangat identik dengan Indonesia.

Calya juga mempunyai tingkat komponen dalam negeri paling tinggi diantara produk mobil lain di Indonesia yakni mencapai 94 persen. Komponen atau spare parts mobil Calya dipasok oleh sekitar 170 perusahaan atau industri pembuatat komponen di tanah air.

Harga Toyota Calya juga masih termasuk dalam golongan kategori kendaraan LCGC yang mendapatkan insentif untuk PPnBM. Insentif tersebut diberikan langsung kepada konsumen dengan demikian TAM selaku APM serta distributor tidak bisa menaikan harga mobil Calya secara sepihak bila tidak memenuhi sejumlah persyaratan yang diterapkan oleh pemerintah.
Dalam regulasi LCGC ada beberapa kondisi yang memungkinkan produsen melakukan evaluasi harga terhadap produk mobil murah mereka antara lain bila terjadi kondisi perekonomian yang urgen yang bisa dilihat melalui beberapa indikator seperti nilai tukar mata uang Rupiah terhadap kurs asing, besaran inflasi dan atau harga atau biaya bahan baku untuk komponen kendaraan.

Di luar itu ada beberapa pengecualian untuk penambahan harga mobil LCGC diantaranya bila terdapat penggunaan transmisi otomatis dan atau penambahan fitur pengaman penumpang dengan besaran masing – masing ditentukan oleh pemerintah. Dan sebagaimana diketahui bila Calya telah memiliki variant bertransmisi automatic begitu pula dengan safety features atau fasilitas keselamatan penumpang yang bisa dikatakan terbaik dikelasnya.

Dengan semua kualifikasi yang terdapat pada mobil Calya, MPV murah Toyota terbaru ini bukan saja telah lulus standar regulasi LCGC namun juga mampu membuktikan bila kualitas sebuah mobil murah hemat energi pun tak kalah dengan kendaraan lain dengan harga yang berada jauh diatasnya, Calya semakin membuktikan kapasitas Toyota sebagai produsen otomotif yang bukan hanya menghadirkan produk berkualitas terbaik namun juga harga yang kompetitif dan bersahabat bagi konsumennya.

Seperti telah diprediksikan sebelumnya, kehadiran Calya sebagai MPV LCGC pertama dari TAM mendapat resons positif dari publik tanah air. Sejak diluncurkan secara resmi via GIIAS 2016, jumlah pemesanan atau indent mobil Calya terus meningkat secara signifikan bahkan di bulan Agustus kemarin Calya mampu melampaui penjualan mobil Avanza yang selama 10 tahun terakhir menjadi backbone TAM di Indonesia.

Previous
Next